10 Ciri eMMC HP Android Mulai Rusak

Pernahkah Handphone anda mengelami Bootloop? Apakah itu pertanda bahwa IC eMMCnya mulai rusak?. Sebelumnya, saya sempat membahas ciri dari kerusakan pada IC power. Tidak cuma kerusakan dibagian Software-nya saja, pada bagian komponen atau Hardware yakni bernama eMMC pada Smartphone juga bisa berpengaruh dan perlu kita diperhatikan. Banyak pengguna yang sering mengoprak-oprek sistem yang seharusnya tidak perlu di ubah seperti me-root, atau menginstal CustomRom, hal tersebut malah membuat handphone jadi stuk dilogo, bootloop atau gagal booting.

10 Ciri eMMC HP Android Mulai Rusak

Fungsi root sendiri berfungsi sebagai membuka gembok akses sistem operasi handphone, tujuannya ialah untuk instal Custom Rom, pasang Twrp dan lainnya. Namun resiko root pada smartphone android dapat membuat eMMC menjadi melemah, dan akhirnya bisa jadi mati total.

Nah, sebelum membahas lebih lanjut tentang tanda eMMC rusak, sebaiknya kita kenali dulu apa itu eMMC pada Smartphone Android?.


Apa itu eMMC?

Pernah saya jelaskan di artikel sebelumnya, bahwa eMMC merupakan komponen yang berbentuk Chip/IC yang tertanam di dalam PCB Smartphone. Fungsi eMMC sendiri sebagai pengontrol dan penyimpanan internal. Komponen ini yang mengoprasikan sistem dari booting, masuk home menu, hingga menjalankan aplikasi.


Ciri-ciri eMMC mulai Rusak

IC-eMMC rusak memiliki ciri-ciri yang bisa kita lihat dengan jelas. Nah, mari kita simak ciri-ciri eMMC Smartphone Android rusak atau melemah berikut ini:


1. Aplikasi Berhenti Sendiri

Sistem tidak mampu menjalankan aplikasi dan selalu muncul notif aplikasi telah berhenti ketika kita sedang masuk di menu home utama Android. Pesan seperti ini terus-menerus muncul dan membuat pengguna merasa jengkel. Ini bisa disebabkan lemahnya eMMC dan membuatnya tidak mampu lagi membaca aplikasi bawaannya. Namun seringkali diabaikan pengguna dan merasa hanya kerusakan softwarenya saja.


2. Tidak bisa Menginstal Aplikasi Baru

Saat kita ingin mendownload dan memasang aplikasi baru dari playstore, tapi selalu gagal atau bisa sukses terinstal namun di home tidak ada icon apps yang kita instal barusan. Ini adalah pertanda buruk dari eMMC yang hanya bisa Read namun tidak bisa bisa Rewrite lagi.


3. Sering Hang Dan Lemot

Tanda eMMC melemah lainnya bisa terlihat ketika kita sedang bermain Smartphone. Smartphone sering macet dan terasa lemot sekali meskipun RAM atau penyimpanan telepon Android kita masih longgar. Sering hang seperti smartphone tidak kuat membuka aplikasi padahal hp milik kita memiliki spesifikasi tinggi dengan kapasitas RAM yang cukup mempuni.


4. Sering Restart Sendiri

Pas lagi enak-enaknya bermain game atau sedang membuka aplikasi seperti nonton youtube, browsing atau chatingan tiba-tiba Smartphone restart sendiri. Hal ini berulang-ulang, dan kesalnya lagi walaupun kita tidak sedang ngapa-ngapain. Smartphone restart sendiri tanpa di pencet tombol power bisa disebabkan karena Software atau Operting Sistem(OS) Androidnya yang bermasalah. Namun jangan sangka dulu, bisa jadi kerusakan ini karena eMMC-nya yang rusak atau melemah. Kasus Smartphone sering restart sendiri merupakan ciri-ciri awal dari kerusakan eMMC. 


5. Tidak Bisa Diriset Ulang

Mereset atau mengembalikan kepengaturan pabrik merupakan salah satu cara supaya smartphone lebih fresh seperti baru. Riset atau hard riset bisa kita lakukan ke semua jenis smartphone android tanpa bantuan PC.

Namun masalahnya, "kenapa pas melakukan riset android selalu gagal?".

Kemungkinan besar bisa disebabkan kerusakan eMMC. Sukses me-Reset, tetapi pas selesai booting hasilnya tidak ada perberbedaan.


6. Sentuh Error Dan Loncat-loncat

Masalah kasus lain dari kerusakan eMMC bisa menyebabkan Touchscreen(TS) error dan sering loncat-loncat sendiri tanpa kita menyentuhnya. Umumnya masalah sentuh bisa diperbaiki dengan cara membersihkan konektor  TS atau merapatkan kembali konektor TS yang terlihat kendor. Jika tidak berhasil langkah kedua yakni dengan cara mengganti Touchsreen dengan yang baru. Apabila masih saja tidak ada perubahan, kemungkinan memang eMMCnya yang sudah rusak.


7. LCD Error Dan Bergaris

Kerusakan pada layar display /LCD biasanya karena Smartphone terjatuh atau pernah terkena air. Namun jika Smartphone anda sebelumnya tidak kenapa-napa namun LCD-nya muncul garis buram, warnanya berubah jadi error, kemungkinan besar disebabkan oleh IC eMMC yang rusak. Namun menuduh eMMC, coba perbaiki dengan alternatif lain seperti Flashing ulang OS atau mengganti LCD dengan yang baru.


8. Smartphone Panas Berlebihan

Lama bermain, membuat Smartphone menjadi panas. Hal ini memang biasa saja terjadi sebab panas pada Smartphone memang dikarenakan oleh pengguna yang memakainya dengan waktu yang berjam-jam. Akan tetapi ada yang tidak beres, ketika smartphone dipegang, panasnya seperti tidak wajar (overheat) meskipun jarang dipakai. Kemungkinan besar kerusakan ini disebabkan eMMC yang sudah melemah. Namun jangan dulu menuduh dan mem-vonis eMMC yang rusak, coba hardreset atau flashing dengan PC terlebih dulu.


9. Smartphone Bootloop

Kasus paling sering terjadi pada semua smartphone jenis Android yaitu bootloop. Bootloop ini mengakibatkan smartphone gagal booting, berhenti di logo dan tidak bisa masuk kemenu tampilan home. Bootloop bisa disebabkan karena ada file Sistem yang hilang, corupt, karena mailware dan lainnya. Namun bisa juga disebabkan karena faktor hardware yakni IC eMMC. Jika eMMC yang rusak maka cara apapun akan gagal meskipun melakukan Flashing Stok-ROM baru melalui PC.


10. Tidak Bisa Dicas Dan  Cuma Gambar Petir

Smartphone tidak bisa di Cas merupakan kerusakan yang biasa. Mengganti Connector USB dengan yang baru merupakan cara alternatifnya. Sebelum menggantinya coba dulu dengan Charging lain. Namun jika tetap saja tidak bisa di cas dan hanya muncul logo gambar petir maka langkah lainnya yaitu bisa dengan mengganti baterai baru. Apabila gagal juga, diperlukan pengecekan hardware, seperti komponen IC Charging atau komponen lain yang berhubungan dengan Charging dan USB. Komponen itu juga termasuk IC eMMC yang perlu juga perlu di cek. Kemungkinan IC eMMC bermasalah jikalau semua cara sudah dilakukan.


11. Gagal Flashing

Tanda-tanda IC eMMC rusak bisa membuat Smartphone jadi bootloop hingga berakhir Mati total. Masalah software seperti Bootloop, aplikasi error dan yang lainnya bisa diatasi dengan cara Flashing ulang OS (Operating Sistem) dengan Stock-Rom yang cocok dengan tipe smartphone. Namun jika sudah mencoba flashing berkali-kali namun tetap saja gagal, maka sudah dipastikan eMMC yang bermasalah.


Memperbaiki eMMC Yang Rusak

Dalam memperbaiki eMMC diperlukan keahlian khusus. Bagi yang terbiasa memperbaiki kerusakan semacam ini, memperbaiki eMMC itu cukup mudah, namun kalau masih pemula anda perlu berhati-hati, sebab jika gagal malah membuatnya semakin parah dan mengakibatkan mati total. Cara mengatasi eMMC wajib memiliki tools khusus.

Alat Perbaikan IC eMMC/eMCP :

  • Tools Box Flasher seperti UFI, Miracle, Z3x, Octapus dan lainnya,
  • Blower Angin,
  • Solder beserta timah kawat,
  • Dudukan PCB,
  • Pinset,
  • Obeng,
  • Flux cair.

 

Untuk langkah-langkah mengganti IC eMMC pada Smartphone Android seperti Samsung, Oppo, Vivo, Xiaomi, Realme memiliki cara yang berbeda. Dan mungkin saya tidak bisa membahasnya satu persatu. Anda bisa mencoba melihat tutorialnya dari Youtube atau browsing Google.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 Daftar Alat Servis Hp, Fungsi Dan Harganya

Cara Mengatasi HP Tidak Bisa Dicas

6 Jenis CPU Pada HP Android