Ciri IC Power HP Android Mulai Rusak

Kerusakan smartphone di bagi menjadi dua bagin yakni kerusakan software dan kerusakan hardware. Untuk masalah pada software masih ditangani dengan metode Flashing ulang atau menginstal Operating Sistem(OS) baru. Dan sedangkan kerusakan Hardware umumnya mengacu pada komponen di dalam smartphone.

Ciri IC Power HP Android Mulai Rusak

Kerusakan komponen pada ponsel memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan pastinya membutuhkan alat pendukung dalam menanganinya. Dan kali ini saya membahas tentang kerusakan smartphone yang berhubungan dengan daya yakni kompenen penting bernama IC POWER.

IC(Integrated Circuit) merupakan komponen berbentuk chip tertanam di PCB (Printed circuit board) yang berfungsi sebagai pembagi dan pengontrol. IC ini akan bekerja sebagai mana mestinya ketika ada arus daya yang masuk.

Di Smartphone sendiri banyak IC yang tertata rapi di PCB, namun kita belum tahu fungsinya. Tetapi IC yang paling umum kita kenal yaitu IC Power, IC eMMC, IC Charger dan IC Audio. 5 IC ini sering kita dengar karena banyaknya kasus kerusakan pada komponen tersebut.

Kerusakan IC Power sendiri bisa kita ketahui dari bantuan alat pengukur arus tegangan bernama Power Supply. Alat ini memudahkan kita dalam menangani kerusakan smartphone sebelum mengekskusinya.


Cara Analisa IC Power HP Rusak

Dalam menangani khasus IC Power smartphone android yang rusak alangkah baiknya kita ketahui dulu ciri-cirinya dengan bantuan alat Power Supply. Dalam menganalisanya maka kita siapkan dulu seperti gambar dibawah ini :

  • Siapkan Alat Pengukur Power Supply,
  • Sambungan - + ke BSI Smartphone dengan benar,
  • Setting ukuran Volt ke angka 3,7
  • Setelah dirasa sudah siap, langsung pencet tombol ON pada Smartphone.

Nah, sekarang sudah kita bisa mendeteksi apakah benar IC Power itu memang bermasalah dan harus diganti?. Dan inilah ciri-ciri hasil analisa kerusakan iC Power dari bantuan Power Supply :

  1. Apabila arah jarum Pada bagian A (Ampere) menunjukan nilai dibawah 0,1A dan menggantung atau hanya diam saja di angka tersebut maka 90% IC Power memang benar bermasalah dan perlu diganti dengan yang baru. Kenapa?, IC power yang normal seharusnya arus melebihi 0,2A. Hal ini menandakan bahwa IC-nya memamg sudah konslet atau short.
  2. Ada lagi kasus berbeda, apabila Power Supply menunjukkan arah jarum langsung naik sebelum di tekan tombol power pada smartphone, maka bisa jadi ada komponen lain yang short yang berhubungan dengan arus IC Power. Agar bisa mendeteksi lebih detailnya, yaitu dengan meraba komponen yang panas di sekitar IC Power. Untuk memastikannya, bisa menggunakan bantuan AVO-Meter.
  3. Kasus lain lagi, apabila Power Supply menunjukkan arah jarum berjalan normal sekitar 0,2 A namun hanya diam diangka tsb, atau mungkin smartphone sempat bergetar, bisa jadi 50% kerusakan antara IC CPU dan mungkin IC Power. Dalam memastikannya coba panasi kedua IC Powernya dulu. Jika hasilnya nihil kemungkinan memang vonis CPU yang bermasalah.

Kinerja smartphone memiliki urutan ketika mulai di hidupkan. Nah, dalam memastikan kebenarannya dan menganalisa komponen IC Power rusak atau tidaknya. Berikut adalah urutan IC pada smartphone yang bekerja secara normal dengan pengecekan Power Supply :

  • Ketika smartphone ditekan tombol on/off maka IC yang berjalan terlebih dulu adalah IC Power dengan komsumsi arus 0 sampai 0,2 A.
  • Setelah IC Power berjalan, maka otomatis disambut IC CPU yang diperintahkan oleh eMMC, arus yang di hasilkannya antara 0,2 sampai 0,6 A.
  • Setelah CPU bekerja, dan booting pada smartphone berjalan maka terakhir ikut bekerja yakni IC eMMC/eMCP dimana IC ini juga membagikan tugasnya ke berbagai IC lainnya seperti ke IC Audio, IC Charging dan Lainnya.

Sebenarnya masih banyak ciri-ciri IC Power dan tidak semuanya memang 100% dianalisa dengan Power Supply. Alat ini hanya pembantu setengahnya saja dan selebihnya tergantung tukang servisnya.


Ciri IC Power HP Mulai Rusak

Ada beberapa ciri atau gejala jika IC Power HP Android rusak. Sebagian yang paling sering ditemui, di antaranya:


1. Mati Total

Smartphone Matot(Mati Total) sudah bukan hal  aneh lagi. Kerusakan pada perangkat khususnya telepon genggam memang tidak luput dari kerusakan. Umumnya HP yang Matot bisa disebabkan oleh IC Power yang bermasalah. Entah karena sebelumnya Smartphone terjatuh, terjebur kedalam air, di sambungkan ke spiker aktif, dan keseringan bermain game.


2. Hp Overheat

Kalau kita sering bermain smartphone berjam-jam pasti smartphone bakal panas, namun jika panasnya berlebihan (Overheat), maka bisa mengakibatkan smartphone mati total khususnya pada IC Power. Namun bila Hp itu tidak bisa dinyalakan, kemungkinan IC Powernya sudah terbakar. Panas tsb bisa merambat ke komponen-komponen lainnya.


3. Tidak Bisa diCas

Banyak yang menganggap, apabila Smartphone tidak bisa di Cas itu di sebabkan oleh Baterai atau konektor casnya. Ada juga yang memastikan, disebabkan oleh IC Charging. Namun tidak selalu benar, karena kerusakan IC Power bisa mengakibatkan smartphone tidak mau di cas.

Sekilas tentang permasalahan IC Power Smartphone dan cara menganalisanya. Dalam memperbaiki kerusakan IC Power di wajibkan untuk tidak asal-asal dan untuk bahan percobaan jika masih menyangi smartphone Anda. Namun jika ingin belajar menjadi teknisi, Anda harus berkorban. Apabila ulasan diatas masih kurang jelas atau mungkin menambahkan sedikit ulasan maupun kritikan silahkan komentar saja di bawah, Trimakasih!.

0 Komentar