Cara Mengatasi HP Android Yang Sering Mati Dan Restart Sendiri

Mengatasi HP Android Sering Mati Sendiri

Lagi asik-asiknya ngegame, eh HP malah mati sendiri, dan erkadang juga suka restart sendiri. Kejadian seperti itu bisa bikin saya emosi dan ingin membantingnya. Ketika diwaktu kerja, bisa jadi gak tersimpan data yang barusan kita kerjakan. Saya juga pernah mengalami kejadian tersebut, dimana waktu itu Hp yang saya gunakan awalnya baik-baik saja, namun selah beberapa jam restart atau mati sendiri.

Lebih parahnya lagi disaat saya sedang asik main game moba kesukaan saya. Jadi pengen berkata kasar, tapi takut dosa, ampun deh. Namun masalah itu, tidak cuma terjadi kepada saya pribadi saja, pengguna lain mungkin pernah mengalami hal ini. Banyak kasus seperti ini sering terjadi di macam merek HP lainnya. Dan pertanyaannya “Mengapa hal itu bisa terjadi?”.


Penyebab HP Sering Mati Dan Restart Sendiri

Berikut ini yang penyebab Hp yang suka mendadak mati sendiri:

  • Sistem Error
  • Baterai Sudah Lemah
  • HP Overheat (Panas)
  • Efek Dari Gagal Root
  • Komponen Rusak

1. Baterai Ngedrop

Masalah pada baterai memang patut kita curigai diawal. Ciri-ciri baterai Hp mulai ngedrop biasa bisa dilihat dari presentasi yang secara drastis berkurang dengan cepat. Berikut contoh baterai Hp yang Ngedrop :

  1. Misal kondisi baterai awal 90%, tiba-tiba berkurang banyak menjadi 5%, Maka jelas daya penyimpanan pada baterai itu tidak normal.
  2. Baterai cepat terisi penuh 100% disaat melakukan Charging.
  3. Daya baterai masih 50% lebih, namun belum lama dipakai Hp mendadak mati sendiri, ketika di charging baterai jadi kosong atau 0%.

2. Sistem Error

Hp bisa dipakai karena sistem bekerja. Jadi sistem yang mengalami bug juga bisa berpengaruh apabila HP kamu mati dan restart sendiri. Masalah pada sistem biasanya memiliki ciri-ciri seperti lag, aplikasi tidak bekerja dan sejenisnya, sebelum akhirnya Hp itu mati.


3. HP Overheat

HP mengalami panas berlebihan yang tidak semestinya. Hp terlalu panas(Overheat) bisa disebabkan oleh beberapa hal, dan yang paling umum karena kesalan pengguna yang tidak sewajarnya memakai HP. Contoh misalnya; Main game terus-menerus, mengaktifkan hotspot sambil browsing, meletakkan Hp ditempat yang mudah panas dan lain sebagainya.

Baca Juga : Penyebab Hp Cepat Panas Meski Tidak Digunakan


4. Gagal Root

Root bisa berfungsi untuk mempercepat kinerja HP, Mengganti Custom ROM dll. Me-Root HP juga dapat menghapus aplikasi bawaan yang tidak digunakan. Namun dibalik sisi baik dan manfaatnya, root juga bisa mengurangi usia Hp. Efek samping melakukan root jika terjadi kegagalan, yakni dapat  berpengaruh terhadap kerusakan sistem (Sistem Crash). Jadi, ringkasnya, jika HP gagal root, maka sistem tidak bekerja normal dan dapat menyebakan gagal boot(Bootloop), restart sendiri, bahkan HP mati total.


5. Komponen Rusak

HP memiliki berbagai macam komponen yang berbeda-beda. Spesifikasi komponen ada yang kecil dan besar serta fungsinyapun tidak sama. Kerusakan pada komponen ada yang ringan dan parah, mulai dari konektor sampai masalah IC.

Misalnya, HP mati sendiri disebabkan oleh komponen yang short atau jalur putus, ini perlu di analisa dengan alat bernama AVO atau Multitester. Jadi jika kamu kepo dan asal bongkar saja, maka bisa berakibat fatal. Lebih baik serahkan kepada ahlinya atau pergi ke-service center untuk menclaim garansi Hp kamu.

Baca Juga : Mengenal Nama-nama Komponen Penting Pada Smartphone


Cara Mengatasi HP Sering Mati Dan Restart Sendiri

Pertama, kamu harus cek dulu mulai dari komponen, kemudian lanjut ke sistem. Berikut bisa kamu ikuti langkah-langkah mengatasi HP yang mati sendiri :


1. Memperbaiki Status Kesahatan Baterai

Ada dua jenis baterai yaitu baterai tanam(Non-Removable); wajib membongkar kesing HP dan Baterai luar(Removable); bisa dilepas tanpa harus membongkar kasingnya.

Nah jika HP kamu menggunkan baterai yang gampang dilepas, maka coba lepas dulu baterainya.

Jika kamu punya cadangan baterai lain (gak harus sama kok, yang penting konektor +- nya cocok), coba pakai baterai itu. Bila dirasa ada perbedaan dan HP kamu tidak restart sendiri, maka sudah dipastikan baterainya yang perlu ganti.

Namun gimana dengan baterai tanam? 

Nah, untuk HP yang baterainya didalam, jangan buru-buru dibongkar!. Lakukan step awal yakni dengan kalibrasi baterai. Gunakan bantuan aplikasi pihak ketiga untuk melakukannya. Berikut adalah cara kalibrasi Baterai HP semua Android :

  1. Download aplikasi Battery Calibration melalui Playstore.
  2. Buka aplikasi, dan charge baterai sampai 100%.
  3. Setelah daya baterai penuh, jangan cabut dulu charger-nya.
  4. Selanjutnya, lakukan kalibrasi secara manual dari aplikasi tersebut.
  5. Selesai, sekarang bisa dicabut colokan charger-nya.

Memang sih, status baterai error seperti ini jarang terjadi. Namun terkadang masalah itu muncul seiring lama pemakaian HP.

Penyebabnya:

  • Karena setelah melakukan Update System : Mungkin setelah di update masih ada bug-bug lain yang menyebabkan baterai jadi error.
  • Karena melakukan Root: Me-Root Android bisa berdampak pada status baterai, awalnya tidak kenapa-napa, kelamaan status baterai jadi error.
  • Ganti Custom Rom: Memasang Custom ROM tidak selalu berhasil sepenuhnya, memang dirasa lebih enak dipakai dan tidak lemot, tapi bisa saja bug pada Custom ROM muncul tanpa kita sadari. Gunakan ROM atau Stok ROM bawaan saja untuk menghindari bug sistem dan memperbaiki status baterai yang error.

Catatan:

  • Fungsi kalibrasi dapat memperbaiki status baterai error, Tapi TIDAK untuk membuat baterai jadi awet kembali, karena kesehatan baterai tidak berpengaruh dengan memperbaiki sistem(Software), "Ingin baterai awat ya beli yang baru dong!".
  • Untuk menghemat daya baterai agar tidak boros adalah dengan membersihkan cache, menghapus aplikasi yang memakan RAM banyak dan juga tidak menggunakan Laucher, karena telah terbukti lebih efektif.

2. Memperbaiki HP Overheat

HP restart dan mati sendiri, bahkan ada yang mengalami baterai jadi nge-drop saat mengidupkan ulang. Ini bisa disebabkan karena HP Overheat (Panas Berlebih). Jika merasa HP kamu cepat panas segera diperbaiki sebelum merambat pada komponen penting didalamnya. Hal ini sering disepelekan pengguna, akibatnya jika dibiarkan terus-menerus, Hp tiba-tiba mati sendiri, tiba-tiba restart dan seiring waktu akan mati total.

Berbeda denga HP yang sudah dari pabriknya memang panas, namun bukan Overheat, panas itu dihasilkan dari SoC atau Chipset yang mudah panas ketika dipakai. Umumnya HP yang mudah panas menggunakan Chipset Mediatek seri keluaran lama.

Jika HP kamu awalnya tidak mudah sekali panas, tapi sekian lama memakainya cenderung mudah panas, maka solusinya yaitu sebagai berikut :

  1. Update System; lakukan update jika tersedia yang terbaru, dengan begitu kamu bisa mengurangi panas pada HP.
  2. Mengurangi kapasitas RAM; HP dengan spesifikasi RAM yang rendah sebaiknya jangan terlalu banyak menginstal aplikasi. Dengan RAM yang longgar kinerja HP akan semakin kencang, tidak mudah lag, serta mengurangi panas.
  3. Reset Pabrik; Me-reset ulang dapat membuat HP layaknya seperti baru lagu, cara ini terbukti ampuh karena semua data, termasuk aplikasi di penyimpanan internal akan terhapus.

Catatan: Melakukan opsi reset pabrik beresiko kehilangan semua data yang ada di penyimpanan internal, jadi terlebih dulu backup data penting seperti foto, video dan file dokumen ke-Sdcard.

 

3. Memperbaiki Komponen HP Yang Rusak

Cara ini mudah-mudah susah karena perlu membongkar kesing, serta mengecek komponen bersangkutan yang bermasalah pada HP yang sering mati sendiri. Berikut cara memperbaiki komponen HP yang rusak:

  1. Pertama, lakukan pengecekan pada konektor baterai. Bersihkan konektor baterai dengan tinner jika memang kotor dan berkerak.
  2. Kedua, Ganti baterai dengan yang baru apabila baterai sudah tua dan kembung. Jika kamu memiliki power supply coba tes HP kamu dengan alat servis itu.
  3. Ke-tiga, Meraba satu-persatu semua komponen yang panas atau mengalami short. Tahap pengecekan ini perlu dicek pada keadaan HP nyala.
  4. Ke-empat, cek komponen disekitar IC Power. Ada dua jenis IC Power, pertama cek dulu IC seri kode PMI, jika aman lanjut kedua dengan mengecek IC seri kode PM.
  5. Ke-lima, Ganti IC Power, jika memang fik komponen itu bermasalah. Namun sebelum eksekusi, lebih baik pastikan dulu mengecek komponen disekitarnya dengan bantuan Multitester(AVO Meter).

Catatan: Agar tidak ada salah paham, maka disini saya tidak bertanggung jawab, jika setelah melakukan trik ini HP kamu semakin parah. Untuk lebih amannya kunjungi service center merek HP kamu atau gunakan jasa servis ke-ahlinya.


Penutup

Masalah HP yang mati sendiri bisa atasi sendiri dengan mudah, apabila bukan karena kerusakan komponen, melainkan masalah software atau sistem.

Saran dari saya, jika ingin belajar servis HP, awalilah dengan yang ringan-ringan dulu, jangan langsung membongkar HP tanpa ada alat-alat yang memadai. Semoga bisa bermanfaat.

0 Komentar